Setelah menonton grand final Indonesian Idol malam ini, saya sungguh terharu, karena ternyata dalam pertunjukan ini kasih beredar dimana-mana. Kasih yang pertama jelas adalah dukungan dari keluarga, kerabat, teman dan pencinta masing-masing finalis, entah Rini maupun Wilson.
Kasih yang kedua ditunjukkan oleh Rini dan Wilson kepada Yang Maha Kuasa menurut iman mereka masing-masing. Rini mengatakan : “Terimakasih Allah !”, yang disambut dengan gegap gempita oleh para penggemarnya. Demikian juga ketika Wilson di akhir sambutannya mengucapkan “Terimakasih Tuhanku, Jesus !”, yang juga disambut meriah. Mereka berdua memang patut menjadi idola Indonesia, karena mereka selalu bersyukur dan berterimakasih atas hasil keputusan sms dari seluruh penggemar mereka.
Kasih yang ketiga adalah toleransi antar agama, yang semakin kurang terlihat di negeri tercinta ini. Ajang Indonesian Idol memang bukan ajang perbedaan agama, tetapi adu suara yang dinilai oleh seluruh pemirsa. Apa pun agama setiap finalis, rasanya yang lebih menentukan pilihan dari para pemirsa adalah bagaimana teknik olah vokal mereka, ditambah dengan fanatisme ke daerahan.
Saya yakin yang memberikan applaus untuk Wilson bukan yang hanya beragama Kristen, karena di penggemar Wilson ada juga beberapa orang ibu yang memakai jilbab dan juga orang-orang non-Kristen dari Ambon/Maluku. Dan Rini pun mendapat dukungan orang-orang Medan / Sumatra Utara yang juga banyak bukan beragama Islam.
Sungguh bahagia dan terharu melihat kasih yang masih tersebar di Indonesia, minimal di ruang grand final Indonesian Idol malam ini. Mudah-mudahan kasih ini tersebar keluar dan membangun toleransi beragama di Indonesia, yang semakin luntur akhir-akhir ini.
Sabtu, 28 Juli 2007
SKDAG59 sampai SKDAG62
Inilah beberapa SKDAG yang saya kirimkan dalam beberapa hari terakhir.
[SKDAG59]
Tuhan memiliki lima rencana untuk setiap masalah anda, yaitu untuk :
1. MENGARAHKAN ke tujuan yang benar,
2. MEMERIKSA keteguhan iman,
3. MENGOREKSI kamu agar belajar dari masalah tsb,
4. MELINDUNGI dari masalah yang lebih serius,
5. MENYEMPURNAKAN kamu agar memiliki karakter yang lebih baik.
Bila kita menghadapi suatu masalah dalam kehidupan, maka janganlah kuatir / takut, karena kita percaya bahwa Tuhan pasti tidak akan meninggalkan kita. Dia tetap setia kepada anak-anak yang selalu berserah dan percaya kepadaNya.
Setiap hal yang sedang kita hadapi belum tentu merupakan masalah, karena rencana kita (manusia) berbeda dengan rencana Tuhan yang agung. Bila kita hanya melihat peristiwa dalam horison waktu yang sempit, tidak demikian dengan Tuhan, Dia sudah mengetahui tujuan akhir yang cocok dan sesuai dengan karakter kita. Inilah rencana Tuhan yang pertama.
Semua hal yang kita hadapi dalam kehidupan, merupakan cara Tuhan untuk mengetahui keteguhan iman kita (rencana ke-dua). Ingat ... Tuhan tidak pernah mencobai manusia. Pada Kisah Nabi Ayub, karena Tuhan mengetahui keteguhan iman Ayub, maka Ia mengijinkan setan untuk menggoda Ayub. Dan ternyata dalam berbagai masalah yang dihadapinya, Ayub tetapi setia pada Tuhan, sehingga akhirnya ia dipulihkan kembali, baik dari segi ekonomi, maupun kehidupan keluarga.
Tuhan mengingingkan kita untuk belajar atas setiap hal yang sedang kita hadapi dalam kehidupan ini (rencana ke-tiga). Misalnya bila sekarang saya sakit paru-paru, hal ini disebabkan karena kesalahan saya yang banyak mengisap rokok waktu muda. Nah untuk itu saya harus belajar, bahwa sejak sekarang saya tidak boleh merokok lagi, saya harus memperhatikan kesehatan fisik.
Rencana Tuhan memang sungguh tidak dapat dimengerti manusia. Misalnya ketika anda ingin berangkat ke suatu kota dengan menggunakan pesawat udara. Eh .. di tengah waktu yang sempit dan mendesak, ternyata mobil anda mogok, sehingga akhirnya anda tiba terlambat di bandar, dan pesawat telah berangkat. Anda tentu kecewa dan marah pada Tuhan, tetapi beberapa jam kemudian anda mendapat kabar bahwa pesawat tersebut meledak dan semua penumpangnya meninggal. Nah sekarang tentu anda akan bersyukur karena Tuhan telah melindungi anda. Inilah rencana Tuhan yang ke-empat.
Rencana kita tidak terwujud, karena mungkin Tuhan ingin menyempurnakan kita agar memiliki karakter yang lebih baik (rencana ke-lima). Misalnya anda meminta untuk naik pangkat, dan anda menganggap bahwa anda adalah calon terbaik. Eh ... ternyata anda gagal, nah disini mungkin Tuhan melihat bahwa bila anda naik pangkat, maka mungkin anda akan menjadi orang yang semakin sombong. Jadi kita diminta untuk menginterospeksi diri, lalu berusaha lagi.
[SKDAG60]
Jangan tergantung pada latar belakang (pendidikan, pesona fisik/penampilan, dll.), ... karena bukan itu semua yg menentukan KESUKSESAN anda. Yang menentukan adalah POWER yang anda miliki (Positive, Optimist, Willingness, Enthusiasm, Refill).
[SKDAG61]
Unt berhasil butuh POWER.
POSITIVE: pikirkan, katakan, perbuat yg positip.
OPTIMIST: jangan hiraukan komentar negatip.
WILLINGNESS: kemauan dan action untuk berhasil.
ENTHUSIASM: tanpa ini kita seperti mobil kehabisan bensin.
REFILL: isi ulang kekuatan anda dengan belajar, baca buku, mengenang sukses masa lalu, dan mendengarkan berbagai informasi.
Andre Wongso mengatakan bahwa “Sukses adalah hak anda”. Benar ! Semua orang dapat sukses apa pun keadaan yang dia alami sekarang. Sukses tidak tergantung pada kekayaan yang dimiliki seseorang, tidak tergantung pendidikan, tidak tergantung bentuk fisik dan lain-lain.
Untuk sukses anda harus memiliki POWER, yaitu :
- Positive, artinya kita harus selalu berpikir, berkata, dan berbuat yang positif.
- Optimist, artinya jangan putus asa, teruslah berusaha, jangan terpengaruh oleh berbagai komentar dari teman-teman anda yang pesimis/negatif.
- Willingness, artinya kita tidak boleh NATO (No Action Talk Only). Untuk berhasil kita harus punya kemauan dan segera melaukan tindakan untuk mewujudkannya.
- Enthusiasm, artinya jangan lelah, cepat bosan, dan putus asa. Teruslah berusaha, karena batu yang keraspun, akan berlubang bila ditetesi air terus menerus.
- Refill, artinya jangan berpuas diri, teruslah belajar (di dalam dan di luar bangku sekolah), baca berbagai buku, baca berbagai sumber informasi. Bila anda hampir lelah dan putus asa, ingatlah kesuksesan anda di masa lalu yang tentu saja akan membangkitkan semangat.
[SKDAG62]
PAY IT FORWARD (Bayarlah ke depan).
Untuk setiap kebaikan yang anda terima, lakukanlah kebaikan bagi tiga orang yang amat membutuhkan bantuanmu. Dengan melakukan hal ini maka kita kita dapat mengubah dunia. Marilah kita lakukan !
Pembahasan untuk SKDAG62 dapat anda lihat pada posting PAY IT FORWARD sebelum ini.
[SKDAG59]
Tuhan memiliki lima rencana untuk setiap masalah anda, yaitu untuk :
1. MENGARAHKAN ke tujuan yang benar,
2. MEMERIKSA keteguhan iman,
3. MENGOREKSI kamu agar belajar dari masalah tsb,
4. MELINDUNGI dari masalah yang lebih serius,
5. MENYEMPURNAKAN kamu agar memiliki karakter yang lebih baik.
Bila kita menghadapi suatu masalah dalam kehidupan, maka janganlah kuatir / takut, karena kita percaya bahwa Tuhan pasti tidak akan meninggalkan kita. Dia tetap setia kepada anak-anak yang selalu berserah dan percaya kepadaNya.
Setiap hal yang sedang kita hadapi belum tentu merupakan masalah, karena rencana kita (manusia) berbeda dengan rencana Tuhan yang agung. Bila kita hanya melihat peristiwa dalam horison waktu yang sempit, tidak demikian dengan Tuhan, Dia sudah mengetahui tujuan akhir yang cocok dan sesuai dengan karakter kita. Inilah rencana Tuhan yang pertama.
Semua hal yang kita hadapi dalam kehidupan, merupakan cara Tuhan untuk mengetahui keteguhan iman kita (rencana ke-dua). Ingat ... Tuhan tidak pernah mencobai manusia. Pada Kisah Nabi Ayub, karena Tuhan mengetahui keteguhan iman Ayub, maka Ia mengijinkan setan untuk menggoda Ayub. Dan ternyata dalam berbagai masalah yang dihadapinya, Ayub tetapi setia pada Tuhan, sehingga akhirnya ia dipulihkan kembali, baik dari segi ekonomi, maupun kehidupan keluarga.
Tuhan mengingingkan kita untuk belajar atas setiap hal yang sedang kita hadapi dalam kehidupan ini (rencana ke-tiga). Misalnya bila sekarang saya sakit paru-paru, hal ini disebabkan karena kesalahan saya yang banyak mengisap rokok waktu muda. Nah untuk itu saya harus belajar, bahwa sejak sekarang saya tidak boleh merokok lagi, saya harus memperhatikan kesehatan fisik.
Rencana Tuhan memang sungguh tidak dapat dimengerti manusia. Misalnya ketika anda ingin berangkat ke suatu kota dengan menggunakan pesawat udara. Eh .. di tengah waktu yang sempit dan mendesak, ternyata mobil anda mogok, sehingga akhirnya anda tiba terlambat di bandar, dan pesawat telah berangkat. Anda tentu kecewa dan marah pada Tuhan, tetapi beberapa jam kemudian anda mendapat kabar bahwa pesawat tersebut meledak dan semua penumpangnya meninggal. Nah sekarang tentu anda akan bersyukur karena Tuhan telah melindungi anda. Inilah rencana Tuhan yang ke-empat.
Rencana kita tidak terwujud, karena mungkin Tuhan ingin menyempurnakan kita agar memiliki karakter yang lebih baik (rencana ke-lima). Misalnya anda meminta untuk naik pangkat, dan anda menganggap bahwa anda adalah calon terbaik. Eh ... ternyata anda gagal, nah disini mungkin Tuhan melihat bahwa bila anda naik pangkat, maka mungkin anda akan menjadi orang yang semakin sombong. Jadi kita diminta untuk menginterospeksi diri, lalu berusaha lagi.
[SKDAG60]
Jangan tergantung pada latar belakang (pendidikan, pesona fisik/penampilan, dll.), ... karena bukan itu semua yg menentukan KESUKSESAN anda. Yang menentukan adalah POWER yang anda miliki (Positive, Optimist, Willingness, Enthusiasm, Refill).
[SKDAG61]
Unt berhasil butuh POWER.
POSITIVE: pikirkan, katakan, perbuat yg positip.
OPTIMIST: jangan hiraukan komentar negatip.
WILLINGNESS: kemauan dan action untuk berhasil.
ENTHUSIASM: tanpa ini kita seperti mobil kehabisan bensin.
REFILL: isi ulang kekuatan anda dengan belajar, baca buku, mengenang sukses masa lalu, dan mendengarkan berbagai informasi.
Andre Wongso mengatakan bahwa “Sukses adalah hak anda”. Benar ! Semua orang dapat sukses apa pun keadaan yang dia alami sekarang. Sukses tidak tergantung pada kekayaan yang dimiliki seseorang, tidak tergantung pendidikan, tidak tergantung bentuk fisik dan lain-lain.
Untuk sukses anda harus memiliki POWER, yaitu :
- Positive, artinya kita harus selalu berpikir, berkata, dan berbuat yang positif.
- Optimist, artinya jangan putus asa, teruslah berusaha, jangan terpengaruh oleh berbagai komentar dari teman-teman anda yang pesimis/negatif.
- Willingness, artinya kita tidak boleh NATO (No Action Talk Only). Untuk berhasil kita harus punya kemauan dan segera melaukan tindakan untuk mewujudkannya.
- Enthusiasm, artinya jangan lelah, cepat bosan, dan putus asa. Teruslah berusaha, karena batu yang keraspun, akan berlubang bila ditetesi air terus menerus.
- Refill, artinya jangan berpuas diri, teruslah belajar (di dalam dan di luar bangku sekolah), baca berbagai buku, baca berbagai sumber informasi. Bila anda hampir lelah dan putus asa, ingatlah kesuksesan anda di masa lalu yang tentu saja akan membangkitkan semangat.
[SKDAG62]
PAY IT FORWARD (Bayarlah ke depan).
Untuk setiap kebaikan yang anda terima, lakukanlah kebaikan bagi tiga orang yang amat membutuhkan bantuanmu. Dengan melakukan hal ini maka kita kita dapat mengubah dunia. Marilah kita lakukan !
Pembahasan untuk SKDAG62 dapat anda lihat pada posting PAY IT FORWARD sebelum ini.
Kasih Menurut Toko Serba Ada
Ada kisah tentang kebaikan dan kasih yang tercecer, yaitu tentang kasih yang indah di sebuah Dept. Store di Amerika Serikat, bukan di tempat ibadah.
Pada suatu hari seorang pengemis wanita yang dikenal dengan sebutan "Bag Lady" (karena segala harta-bendanya hanya termuat dalam sebuah tas yang ia jinjing kemana-mana sambil mengemis) memasuki sebuah Dept. Store yang mewah sekali. Hari-hari itu adalah menjelang hari Natal. Toko itu dihias dengan indah sekali. Lantainya semua dilapisi karpet yang baru dan indah. Pengemis ini tanpa ragu-ragu memasuki toko ini. Bajunya kotor dan penuh lubang-lubang. Badannya mungkin sudah tidak mandi berminggu-minggu. Bau badan menyengat hidung. Ketika itu seorang hamba Tuhan wanita Mengikutinya dari belakang. Ia berjaga-jaga, kalau petugas sekuriti toko itu mengusir pengemis ini, sang hamba Tuhan mungkin dapat membela atau membantunya.
Wah, tentu pemilik atau pengurus toko mewah ini tidak ingin ada pengemis kotor dan bau mengganggu para pelanggan terhormat yang ada di toko itu.Begitu pikir sang hamba Tuhan wanita. Tetapi pengemis ini dapat terus masuk ke bagian-bagian dalam toko itu. Tak ada petugas keamanan yang mencegat dan mengusirnya. Aneh ya Padahal, para pelanggan lain berlalu lalang di situ dengan setelan jas atau gaun yang mewah dan mahal.
Suasana di toko itu tidak cocok sekali bagi si pengemis wanita itu. Ia nampak seperti makhluk aneh di lingkungan gemerlapan itu. Tetapi sang 'bag lady" jalan terus. Sang hamba Tuhan itu juga mengikuti terus dari jarak tertentu.
Rupanya pengemis itu mencari sesuatu dibagian Gaun Wanita. Ia mendatangi counter paling eksklusif yang memajang gaun-gaun mahal bermerek (branded items) dengan harga diatas $ 2500 per piece. Baju-baju yang mahal dan mewah! Apa yang dikerjakan pengemis ini? Sang pelayan bertanya, "Apa yang dapat saya bantu bagi anda?"
"Saya ingin mencoba gaun merah muda itu !"
Kalau anda ada di posisi sang pelayan itu, bagaimana respons anda ?
Wah, kalau pengemis ini mencobanya tentu gaun-gaun mahal itu akan jadi kotor dan bau, dan pelanggan lain yang melihat mungkin akan jijik membeli baju-baju ini setelah dia pakai. Apalagi bau badan orang ini begitu menyengat, tentu akan merusak gaun-gaun itu. Tetapi mari kita dengarkan apa jawaban sang pelayan toko mewah itu.
"Berapa ukuran yang anda perlukan ?"
"Tidak tahu !"
"Baiklah, mari saya ukur dulu."
Pelayan itu mengambil pita meteran, mendekati pengemis itu, mengukur bahu, pinggang, dan panjang badannya. Bau menusuk hidung terhirup ketika ia berdekatan dengan pengemis ini. Ia cuek saja. Ia layani pengemis ini seperti satu-satunya pelanggan terhormat yang mengunjungi counternya."OK, saya sudah dapatkan nomor yang pas untuk nyonya! Cobalah yang ini !" Ia memberikan gaun itu untuk dicoba di kamar pas.
"Ah, yang ini kurang cocok untuk saya. Apakah saya boleh mencoba yang lain?
"Oh, tentu !"
Kurang lebih dua jam pelayan ini menghabiskan waktunya untuk melayani sang "bag lady".
Apakah pengemis ini akhirnya membeli salah satu gaun yangdicobanya? Tentu saja tidak! Gaun seharga puluhan juta rupiah itu jauh dari jangkauan kemampuan keuangannya.
Pengemis itu kemudian berlalu begitu saja, tetapi dengan kepala tegak karena ia telah diperlakukan sebagai layaknya seorang manusia. Biasanya ia dipandang sebelah mata. Hari itu ada seorang pelayan toko yang melayaninya, yang menganggapnya seperti orang penting, yang mau mendengarkan permintaannya.
Tetapi mengapa pelayan toko itu repot-repot melayaninya? Bukankah kedatangan pengemis itu membuang-buang waktu dan perlu biaya bagi toko itu? Toko itu harus mengirim gaun-gaun yang sudah dicoba itu ke Laundry, dicuci bersih agar kembali tampak indah dan tidak bau. Pertanyaan ini juga mengganggu sang hamba Tuhan yang memperhatikan apa yang terjadi di counter itu. Kemudian hamba Tuhan ini bertanya kepada pelayan toko itu setelah ia selesai melayani tamu "istimewa"-nya.
"Mengapa anda membiarkan pengemis itu mencoba gaun-gaun indah ini ?"
"Oh, memang tugas saya adalah melayani dan berbuat baik (My job is to serve and to be kind !)
"Tetapi, anda 'kan tahu bahwa pengemis itu tidak mungkin sanggup membeli gaun-gaun mahal ini?"
"Maaf, soal itu bukan urusan saya. Saya tidak dalam posisi untuk menilai atau menghakimi para pelanggan saya. Tugas saya adalah untuk melayani dan berbuat baik."
Hamba Tuhan ini tersentak kaget. Di jaman yang penuh keduniawian ini ternyata masih ada orang-orang yang tugasnya adalah melayani dan berbuat baik, tanpa perlu menghakimi orang lain.
Hamba Tuhan ini akhirnya memutuskan untuk membawakan khotbah pada Hari Minggu berikutnya dengan thema "Injil Menurut Toko Serba Ada".
Khotbah ini menyentuh banyak orang, dan kemudian diberitakan di halaman-halaman
surat kabar di kota itu. Berita itu menggugah banyak orang sehingga mereka juga ingin dilayani. Di toko yang eksklusif ini. Pengemis wanita itu tidak membeli apa-apa, tidak memberi keuntungan apa-apa, tetapi akibat perlakuan istimewa toko itu kepadanya, hasil penjualan toko itu meningkat drastis, sehingga pada bulan itu keuntungan naik 48 % !
"Peliharalah kasih persaudaraan ! Jangan kamu lupa memberi kebaikan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." Ibrani 1:31.
Pada suatu hari seorang pengemis wanita yang dikenal dengan sebutan "Bag Lady" (karena segala harta-bendanya hanya termuat dalam sebuah tas yang ia jinjing kemana-mana sambil mengemis) memasuki sebuah Dept. Store yang mewah sekali. Hari-hari itu adalah menjelang hari Natal. Toko itu dihias dengan indah sekali. Lantainya semua dilapisi karpet yang baru dan indah. Pengemis ini tanpa ragu-ragu memasuki toko ini. Bajunya kotor dan penuh lubang-lubang. Badannya mungkin sudah tidak mandi berminggu-minggu. Bau badan menyengat hidung. Ketika itu seorang hamba Tuhan wanita Mengikutinya dari belakang. Ia berjaga-jaga, kalau petugas sekuriti toko itu mengusir pengemis ini, sang hamba Tuhan mungkin dapat membela atau membantunya.
Wah, tentu pemilik atau pengurus toko mewah ini tidak ingin ada pengemis kotor dan bau mengganggu para pelanggan terhormat yang ada di toko itu.Begitu pikir sang hamba Tuhan wanita. Tetapi pengemis ini dapat terus masuk ke bagian-bagian dalam toko itu. Tak ada petugas keamanan yang mencegat dan mengusirnya. Aneh ya Padahal, para pelanggan lain berlalu lalang di situ dengan setelan jas atau gaun yang mewah dan mahal.
Suasana di toko itu tidak cocok sekali bagi si pengemis wanita itu. Ia nampak seperti makhluk aneh di lingkungan gemerlapan itu. Tetapi sang 'bag lady" jalan terus. Sang hamba Tuhan itu juga mengikuti terus dari jarak tertentu.
Rupanya pengemis itu mencari sesuatu dibagian Gaun Wanita. Ia mendatangi counter paling eksklusif yang memajang gaun-gaun mahal bermerek (branded items) dengan harga diatas $ 2500 per piece. Baju-baju yang mahal dan mewah! Apa yang dikerjakan pengemis ini? Sang pelayan bertanya, "Apa yang dapat saya bantu bagi anda?"
"Saya ingin mencoba gaun merah muda itu !"
Kalau anda ada di posisi sang pelayan itu, bagaimana respons anda ?
Wah, kalau pengemis ini mencobanya tentu gaun-gaun mahal itu akan jadi kotor dan bau, dan pelanggan lain yang melihat mungkin akan jijik membeli baju-baju ini setelah dia pakai. Apalagi bau badan orang ini begitu menyengat, tentu akan merusak gaun-gaun itu. Tetapi mari kita dengarkan apa jawaban sang pelayan toko mewah itu.
"Berapa ukuran yang anda perlukan ?"
"Tidak tahu !"
"Baiklah, mari saya ukur dulu."
Pelayan itu mengambil pita meteran, mendekati pengemis itu, mengukur bahu, pinggang, dan panjang badannya. Bau menusuk hidung terhirup ketika ia berdekatan dengan pengemis ini. Ia cuek saja. Ia layani pengemis ini seperti satu-satunya pelanggan terhormat yang mengunjungi counternya."OK, saya sudah dapatkan nomor yang pas untuk nyonya! Cobalah yang ini !" Ia memberikan gaun itu untuk dicoba di kamar pas.
"Ah, yang ini kurang cocok untuk saya. Apakah saya boleh mencoba yang lain?
"Oh, tentu !"
Kurang lebih dua jam pelayan ini menghabiskan waktunya untuk melayani sang "bag lady".
Apakah pengemis ini akhirnya membeli salah satu gaun yangdicobanya? Tentu saja tidak! Gaun seharga puluhan juta rupiah itu jauh dari jangkauan kemampuan keuangannya.
Pengemis itu kemudian berlalu begitu saja, tetapi dengan kepala tegak karena ia telah diperlakukan sebagai layaknya seorang manusia. Biasanya ia dipandang sebelah mata. Hari itu ada seorang pelayan toko yang melayaninya, yang menganggapnya seperti orang penting, yang mau mendengarkan permintaannya.
Tetapi mengapa pelayan toko itu repot-repot melayaninya? Bukankah kedatangan pengemis itu membuang-buang waktu dan perlu biaya bagi toko itu? Toko itu harus mengirim gaun-gaun yang sudah dicoba itu ke Laundry, dicuci bersih agar kembali tampak indah dan tidak bau. Pertanyaan ini juga mengganggu sang hamba Tuhan yang memperhatikan apa yang terjadi di counter itu. Kemudian hamba Tuhan ini bertanya kepada pelayan toko itu setelah ia selesai melayani tamu "istimewa"-nya.
"Mengapa anda membiarkan pengemis itu mencoba gaun-gaun indah ini ?"
"Oh, memang tugas saya adalah melayani dan berbuat baik (My job is to serve and to be kind !)
"Tetapi, anda 'kan tahu bahwa pengemis itu tidak mungkin sanggup membeli gaun-gaun mahal ini?"
"Maaf, soal itu bukan urusan saya. Saya tidak dalam posisi untuk menilai atau menghakimi para pelanggan saya. Tugas saya adalah untuk melayani dan berbuat baik."
Hamba Tuhan ini tersentak kaget. Di jaman yang penuh keduniawian ini ternyata masih ada orang-orang yang tugasnya adalah melayani dan berbuat baik, tanpa perlu menghakimi orang lain.
Hamba Tuhan ini akhirnya memutuskan untuk membawakan khotbah pada Hari Minggu berikutnya dengan thema "Injil Menurut Toko Serba Ada".
Khotbah ini menyentuh banyak orang, dan kemudian diberitakan di halaman-halaman
surat kabar di kota itu. Berita itu menggugah banyak orang sehingga mereka juga ingin dilayani. Di toko yang eksklusif ini. Pengemis wanita itu tidak membeli apa-apa, tidak memberi keuntungan apa-apa, tetapi akibat perlakuan istimewa toko itu kepadanya, hasil penjualan toko itu meningkat drastis, sehingga pada bulan itu keuntungan naik 48 % !
"Peliharalah kasih persaudaraan ! Jangan kamu lupa memberi kebaikan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." Ibrani 1:31.
(sumber : email yang beredar)
PAY IT FORWARD : Balaskah Kebaikan Berlipat Ganda
Hari Kamis tgl 26 Juli 07 yang lalu ketika saya sedang asik browsing. Tiba-tiba ada sms masuk “Mr. Film Pay It Forward sebentar lagi akan main di AN TV. Ayo nonton”. Waktu itu hampir jam 21.00, dan film main jam 21.00.
Hari Senin sebelumnya memang saya sudah mengirim sms ke beberapa teman, dan mengatakan bahwa Pay It Forward main malam ini di AN TV. Eh … ternyata waktu semua sudah nongkrong bukan itu filmnya, tetapi The Last Standing Man yang main. Rupanya saya salah lihat iklan film di AN TV.
Segera saya matikan komputer, sambil kembali mengirim sms ke beberapa teman. Dan ternyata benar flm Pay It Forward segera diputar. Saya mengenal film ini, waktu beberapa teman di milist Profec atau Pnet (atau yang lainnya) membahas mengenai film ini, yang ternyata memang sangat menarik.
PAY IT FORWARD (Bayarlah ke depan).
Untuk setiap kebaikan yg anda terima, buat kebaikan bagi 3 org yg amat membutuhkan bantuanmu. Setiap orang yang telah menerima kebaikan harus melanjutkannya ke tiga orang berikutnya, demikian seterusnya …
Dengan melakukan hal ini maka kita kita dapat mengubah dunia.
Itulah ide dari Trevor, murid kelas 1 SMP, yang mendapat tugas dari Guru Sosialnya agar mencari suatu hal yang dapat mengubah dunia, dan lakukanlah selama satu semester. Konsep Trevor ini seperti bisnis MLM dengan masing-masing memiliki 3 down line.
Trevor mewujudkan idenya dengan mengajak seorang gelandangan untuk makan, minum dan menginap di rumahnya. Trevor sendiri sebenarnya anak yang broken home, karena ayah dan ibunya yang keduanya pemabok sudah hidup terpisah; ibunya bekerja di bar dan selalu bergaul dengan para pemabok. Setelah ditolong Trevor, ternyata gelandangan ini terus melakukan konsep Pay It Forward. Ia balik ke rumah Trevor untuk memperbaiki mobil ibunya yang rusak. Dan ketika dipergoki, ia disangka perampok dan akan ditembak oleh ibu Trevor, tetapi ia dapat menjelaskan bahwa ia melakukan hal tersebut untuk meneruskan konsep Pay It Forward (PIF) dari Trevor. Gelandangan itu pun pada saat lain berhasil menolong seorang wanita yang ingin bunuh diri.
Dari sini ibu Trevor pun menerapkan konsep PIF dengan kembali menghubungi ibunya (nenek Trevor) yang menjadi gelandangan. Si Nenek diundang untuk hadir dalam ulang tahun Trevor, dan juga mendapatkan penjelelasan mengenai konsep PIF. Suatu saat si nenek menolong seorang Negro yang sedang dikejar polisi, dan ia memintanya untuk melakukan perbuatan baik kepada 3 orang lain.
Waktu Negro itu di RS, ia melihat seorang anak kecil penderita asma akut, tetapi pihak RS tidak melayani anak itu dengan segera, padahal ia sudah 4 jam menunggu dilayani. Negro ini marah terhadap perawat RS yang akan menolongnya lebih dulu (waktu itu ia sedang menderita luka tikam). Ia mendorong perawat tsb agar lekas menolong si anak. Tetapi karena perawat tsb tidak bertindak segera, maka ia marah dan menembakkan pistolnya sebagai peringatan. Ada dua hal yang terjadi akibat tindakan ini, si Negro ditangkap polisi, dan ayah si anak penderita Asma memandang peristiwa tersebut dengan ucapan terimakasih karena bila tidak mungkin nyawa anaknya tidak akan tertolong.
Ayah dari anak penderita asma tersebut ternyata orang kaya, yang kemudian melanjutkan konsep PIF. Waktu di jalan ia melihat seseorang yang mobilnya rusak parah karena kecelakaan, maka ia segera menyerahkan mobil Jaguarnya untuk dipakai pria tersebut. Tentu saja hal ini mengagetkan pria tersebut. Karena ia seorang wartawan, maka ia pun coba menggali mengapa ada orang yang rela memberikan mobil Jaguar (bukan Kijang, atau Xenia lho …) kepadanya tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
Dari hasil investigasinya, maka wartawan ini akhirnya dapat menemukan bahwa ide PIF berasal dari Trevor. Ia mewawancarai Trevor di sekolahnya, dan Trevor mengungkapkan idenya dengan sangat menarik. Ia mengatakan bahwa tidak semua orang mampu melakukan ide ini, bahkan banyak yang menyerah dan tidak berani melakukannya (hal ini ternyata sangat menyentuh si Guru yang belum/tidak dapat menerima kasih dari ibu Trevor).
Sayangnya waktu pulang sekolah, Trevor melihat temannya sedang dikeroyok tiga orang anak lain. Ia menolongnya, tetapi sebagai akibat ia tewas tertusuk pisau pengeroyoknya. Ia tewas ketika sedang melakukan suatu perbuatan baik.
Sungguh suatu film yang menyentuh hati dan mengajarkan konsep kehidupan yang luar biasa. Bagi yang belum menonton film ini, carilah vcd-nya atau tunggu sampai ada stasiun TV lain yang menayang-ulangkan film ini.
Marilah kita semua belajar melakukan PIF, maka pasti Indonesia, dan dunia, akan berubah drastis. Amin !
Hari Senin sebelumnya memang saya sudah mengirim sms ke beberapa teman, dan mengatakan bahwa Pay It Forward main malam ini di AN TV. Eh … ternyata waktu semua sudah nongkrong bukan itu filmnya, tetapi The Last Standing Man yang main. Rupanya saya salah lihat iklan film di AN TV.
Segera saya matikan komputer, sambil kembali mengirim sms ke beberapa teman. Dan ternyata benar flm Pay It Forward segera diputar. Saya mengenal film ini, waktu beberapa teman di milist Profec atau Pnet (atau yang lainnya) membahas mengenai film ini, yang ternyata memang sangat menarik.
PAY IT FORWARD (Bayarlah ke depan).
Untuk setiap kebaikan yg anda terima, buat kebaikan bagi 3 org yg amat membutuhkan bantuanmu. Setiap orang yang telah menerima kebaikan harus melanjutkannya ke tiga orang berikutnya, demikian seterusnya …
Dengan melakukan hal ini maka kita kita dapat mengubah dunia.
Itulah ide dari Trevor, murid kelas 1 SMP, yang mendapat tugas dari Guru Sosialnya agar mencari suatu hal yang dapat mengubah dunia, dan lakukanlah selama satu semester. Konsep Trevor ini seperti bisnis MLM dengan masing-masing memiliki 3 down line.
Trevor mewujudkan idenya dengan mengajak seorang gelandangan untuk makan, minum dan menginap di rumahnya. Trevor sendiri sebenarnya anak yang broken home, karena ayah dan ibunya yang keduanya pemabok sudah hidup terpisah; ibunya bekerja di bar dan selalu bergaul dengan para pemabok. Setelah ditolong Trevor, ternyata gelandangan ini terus melakukan konsep Pay It Forward. Ia balik ke rumah Trevor untuk memperbaiki mobil ibunya yang rusak. Dan ketika dipergoki, ia disangka perampok dan akan ditembak oleh ibu Trevor, tetapi ia dapat menjelaskan bahwa ia melakukan hal tersebut untuk meneruskan konsep Pay It Forward (PIF) dari Trevor. Gelandangan itu pun pada saat lain berhasil menolong seorang wanita yang ingin bunuh diri.
Dari sini ibu Trevor pun menerapkan konsep PIF dengan kembali menghubungi ibunya (nenek Trevor) yang menjadi gelandangan. Si Nenek diundang untuk hadir dalam ulang tahun Trevor, dan juga mendapatkan penjelelasan mengenai konsep PIF. Suatu saat si nenek menolong seorang Negro yang sedang dikejar polisi, dan ia memintanya untuk melakukan perbuatan baik kepada 3 orang lain.
Waktu Negro itu di RS, ia melihat seorang anak kecil penderita asma akut, tetapi pihak RS tidak melayani anak itu dengan segera, padahal ia sudah 4 jam menunggu dilayani. Negro ini marah terhadap perawat RS yang akan menolongnya lebih dulu (waktu itu ia sedang menderita luka tikam). Ia mendorong perawat tsb agar lekas menolong si anak. Tetapi karena perawat tsb tidak bertindak segera, maka ia marah dan menembakkan pistolnya sebagai peringatan. Ada dua hal yang terjadi akibat tindakan ini, si Negro ditangkap polisi, dan ayah si anak penderita Asma memandang peristiwa tersebut dengan ucapan terimakasih karena bila tidak mungkin nyawa anaknya tidak akan tertolong.
Ayah dari anak penderita asma tersebut ternyata orang kaya, yang kemudian melanjutkan konsep PIF. Waktu di jalan ia melihat seseorang yang mobilnya rusak parah karena kecelakaan, maka ia segera menyerahkan mobil Jaguarnya untuk dipakai pria tersebut. Tentu saja hal ini mengagetkan pria tersebut. Karena ia seorang wartawan, maka ia pun coba menggali mengapa ada orang yang rela memberikan mobil Jaguar (bukan Kijang, atau Xenia lho …) kepadanya tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
Dari hasil investigasinya, maka wartawan ini akhirnya dapat menemukan bahwa ide PIF berasal dari Trevor. Ia mewawancarai Trevor di sekolahnya, dan Trevor mengungkapkan idenya dengan sangat menarik. Ia mengatakan bahwa tidak semua orang mampu melakukan ide ini, bahkan banyak yang menyerah dan tidak berani melakukannya (hal ini ternyata sangat menyentuh si Guru yang belum/tidak dapat menerima kasih dari ibu Trevor).
Sayangnya waktu pulang sekolah, Trevor melihat temannya sedang dikeroyok tiga orang anak lain. Ia menolongnya, tetapi sebagai akibat ia tewas tertusuk pisau pengeroyoknya. Ia tewas ketika sedang melakukan suatu perbuatan baik.
Sungguh suatu film yang menyentuh hati dan mengajarkan konsep kehidupan yang luar biasa. Bagi yang belum menonton film ini, carilah vcd-nya atau tunggu sampai ada stasiun TV lain yang menayang-ulangkan film ini.
Marilah kita semua belajar melakukan PIF, maka pasti Indonesia, dan dunia, akan berubah drastis. Amin !
Minggu, 22 Juli 2007
SKDAG56 sampai SKDAG58
[SKDAG56]
Bangunlah kebiasaan MEMBERI dengan cara
1. usahakan bawa hadiah bila ingin bertemu seseorang (coklat, bunga, doa).
2. syukuri setiap pemberian yang anda terima (pagi yg segar, sinar matahari yang hangat, sapaan tetangga).
3. bagikan cinta, tawa, pengetahuan yang anda miliki setiap saat.
Memberi lebih baik daripada menerima, karena itu berilah sesuatu, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan. Semua yang ada pada diri kita semata-mata adalah titipan Tuhan yang harus kita gunakan secara optimal dan kita bagikan kepada sesama.
Ada orang yang mengatakan “Bila anda membagikan uang, maka uang kita berkurang, dan uang orang itu bertambah, tetapi bila kita membagikan ilmu, maka ilmu orang itu bertambah, tetapi ilmu kita tidak berkurang !”. Malahan menurut pengalaman saya selama mengajar, dalam membagikan ilmu, ilmu kita tidak berkurang, malahan bertambah, karena para murid akan mengajukan pertanyaan atau komentar yang kita sendiri mungkin belum / tidak tahu.
Buat kita membagikan uang juga tidak usah takut. Memang uang kita berkurang, tetapi Allah yang maha kasih akan memberikannya kembali kepada kita secara berlimpah. Karena itu “berbagilah dengan sesama, jangan serakah !
[SKDAG57]
Kita lahir dengan 1 hati jauh dalam tulang iga. Artinya penghargaan dan pemberian cinta kasih diharapkan berasal dari hati yg terdalam. Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah dariNya.
Berikanlah cinta dengan tulus dari hati yang terdalam seperti Tuhan Yesus yang telah mau mati di salib untuk menebus dosa kita semua. Kasih yang Allah berikan kepada kita adalah kasih AGAPE yaitu kasih yang tidak mengharapkan balasan. Kasih AGAPE Berbeda dengan kasih manusia yang seringkali mengharapkan balasan.
Prinsip kasih AGAPE : “Saya mengasihi kamu, apa yang dapat saya berikan bagimu”.
Kasih manusia : “Saya mengasihi kamu, apa yang dapat kamu berikan padaku”
Marilah kita meniru kasih Allah yang tidak mengharapkan balasan. Kasih seorang ibu yang tulus kepada anaknya pun merupakan kasih AGAPE. Dengan tanpa mengharapkan imbalan dari kasih yang telah kita berikan, maka pastilah kita akan menemukan kepuasan yang luar biasa, suatu perasaan cinta kasih yang mendalam, karena kita akan bersyukur padaNya dan merasakan kasihNya yang luar biasa.
[SKDAG58]
Ketika anda minta sesuatu dari Allah. Bersukurlah bila Dia tdk memberi emas atau perak, ttp cinta terhdp sesama di sekitarmu
Percayalah seluruh permohonan yang kita minta kepada Tuhan, pasti akan dikabulkanNya, tetapi tentu saja sesuai dengan rencanaNya. Menurut pendapat saya adalah tiga kemungkinan proses pengabulan permohonan kita, yaitu :
1. dikabulkan Tuhan dengan segera, saat ini juga.
2. dikabulkan, tetapi setelah beberapa waktu kemudian (mungkin 1 hari, 1 bulan, 1 tahun atau beberapa tahun)
3. permohonan kita akan diganti Tuhan dengan yang lain, karena Ia memberikan yang terbaik bagi kita. Misalnya seorang tua yang sayang pada anaknya pasti tidak akan memberikan pisau tajam walaupun si anak merengek-rengek memintanya, tetapi akan digantikan dengan hal lain yang lebih berguna bagi si anak. Bapa kita pun demikian, Ia tahu apa yang terbaik yang dibutuhkan oleh anak-anakNya di dunia ini.
Untuk itu marilah kita bersyukur atas segala sesuatu yang telah kita alami dan kita terima dariNya.
Komentar Robby Yonosewoyo :
Allah belum tentu menjawab doa permohonan kita dg 'YES', tetapi Ia selalu memberi kita 'The BEST'.
Komentar Sri Ema’ :
Tuhan akan memberi yang terbaik bagi kita.
Bangunlah kebiasaan MEMBERI dengan cara
1. usahakan bawa hadiah bila ingin bertemu seseorang (coklat, bunga, doa).
2. syukuri setiap pemberian yang anda terima (pagi yg segar, sinar matahari yang hangat, sapaan tetangga).
3. bagikan cinta, tawa, pengetahuan yang anda miliki setiap saat.
Memberi lebih baik daripada menerima, karena itu berilah sesuatu, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan. Semua yang ada pada diri kita semata-mata adalah titipan Tuhan yang harus kita gunakan secara optimal dan kita bagikan kepada sesama.
Ada orang yang mengatakan “Bila anda membagikan uang, maka uang kita berkurang, dan uang orang itu bertambah, tetapi bila kita membagikan ilmu, maka ilmu orang itu bertambah, tetapi ilmu kita tidak berkurang !”. Malahan menurut pengalaman saya selama mengajar, dalam membagikan ilmu, ilmu kita tidak berkurang, malahan bertambah, karena para murid akan mengajukan pertanyaan atau komentar yang kita sendiri mungkin belum / tidak tahu.
Buat kita membagikan uang juga tidak usah takut. Memang uang kita berkurang, tetapi Allah yang maha kasih akan memberikannya kembali kepada kita secara berlimpah. Karena itu “berbagilah dengan sesama, jangan serakah !
[SKDAG57]
Kita lahir dengan 1 hati jauh dalam tulang iga. Artinya penghargaan dan pemberian cinta kasih diharapkan berasal dari hati yg terdalam. Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah dariNya.
Berikanlah cinta dengan tulus dari hati yang terdalam seperti Tuhan Yesus yang telah mau mati di salib untuk menebus dosa kita semua. Kasih yang Allah berikan kepada kita adalah kasih AGAPE yaitu kasih yang tidak mengharapkan balasan. Kasih AGAPE Berbeda dengan kasih manusia yang seringkali mengharapkan balasan.
Prinsip kasih AGAPE : “Saya mengasihi kamu, apa yang dapat saya berikan bagimu”.
Kasih manusia : “Saya mengasihi kamu, apa yang dapat kamu berikan padaku”
Marilah kita meniru kasih Allah yang tidak mengharapkan balasan. Kasih seorang ibu yang tulus kepada anaknya pun merupakan kasih AGAPE. Dengan tanpa mengharapkan imbalan dari kasih yang telah kita berikan, maka pastilah kita akan menemukan kepuasan yang luar biasa, suatu perasaan cinta kasih yang mendalam, karena kita akan bersyukur padaNya dan merasakan kasihNya yang luar biasa.
[SKDAG58]
Ketika anda minta sesuatu dari Allah. Bersukurlah bila Dia tdk memberi emas atau perak, ttp cinta terhdp sesama di sekitarmu
Percayalah seluruh permohonan yang kita minta kepada Tuhan, pasti akan dikabulkanNya, tetapi tentu saja sesuai dengan rencanaNya. Menurut pendapat saya adalah tiga kemungkinan proses pengabulan permohonan kita, yaitu :
1. dikabulkan Tuhan dengan segera, saat ini juga.
2. dikabulkan, tetapi setelah beberapa waktu kemudian (mungkin 1 hari, 1 bulan, 1 tahun atau beberapa tahun)
3. permohonan kita akan diganti Tuhan dengan yang lain, karena Ia memberikan yang terbaik bagi kita. Misalnya seorang tua yang sayang pada anaknya pasti tidak akan memberikan pisau tajam walaupun si anak merengek-rengek memintanya, tetapi akan digantikan dengan hal lain yang lebih berguna bagi si anak. Bapa kita pun demikian, Ia tahu apa yang terbaik yang dibutuhkan oleh anak-anakNya di dunia ini.
Untuk itu marilah kita bersyukur atas segala sesuatu yang telah kita alami dan kita terima dariNya.
Komentar Robby Yonosewoyo :
Allah belum tentu menjawab doa permohonan kita dg 'YES', tetapi Ia selalu memberi kita 'The BEST'.
Komentar Sri Ema’ :
Tuhan akan memberi yang terbaik bagi kita.
Sabtu, 21 Juli 2007
Bebek atau Kelinci ?

Dalam beberapa presentasi atau mengajar, saya sering menampilkan gambar di atas, dan kemudian bertanya : "Gambar apakah ini ?". Spontan beberapa orang akan menjawab bebek, dan beberapa menjawab kelinci. Biasanya setelah saya tantang "Bebek atau kelinci?", barulah beberapa orang mengatakan dua-duanya.
Kalau anda lihat dengan teliti, memang gambar di atas bermakna ganda. Akan terlihat sebagai bebek yang sedang menghadap ke kiri. Coba anda lihat mana paruhnya ?
Tetapi dapat juga terlihat sebagai kelinci yang menghadap ke kanan dengan telinga di sebelah kirinya. Jadi telinga kelinci itu merangkap juga sebagai paruh bebek ... sudah melihat atau belum ? Kalau belum coba anda pandang lebih teliti lagi ...
Apakah makna dari gambar tersebut ?
1. Pendapat kita tidak mutlak benar, karena ternyata pendapat orang lain pun dapat benar, karena mungkin ia melihatnya dari sudut pandang berbeda.
2. Kalau anda ngotot terhadap pendapat pribadi, dan lawan (atau teman) anda juga ngotot, maka yang terjadi adalah pertengkaran.
3. Bersyukurlah selalu pada Tuhan, karena kita dapat mengamati setiap keadaan / peristiwa / gambar dari berbagai sisi yang berbeda.
4. Hendaknya kita mau membuka diri untuk menerima perbedaan dengan penuh KASIH.
Beberapa gambar bermakna ganda lainnya, dapat anda lihat di posting berikut !
Langganan:
Postingan (Atom)
Burung atau ikan?
Vas bunga atau dua wajah berhadapan?
Tengkorak atau dua orang ?