Minggu, 15 Januari 2012

Rencanakan dan Lakukan [SKDAG801]

Berencana itu baik, memutuskan itu hebat, tetapi untuk menjadi luar biasa, lakukanlah!

Dalam melakukan setiap tindakan, kita perlu menentukan tujuan yang akan dicapai. Tujuan inilah yang menentukan arah dari setiap hal yang kita lakukan; semua perencanaan diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan membuat perencanaan yang baik akan meningkatkan kemungkinan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Perencanaan memang langkah yang sangat penting, seperti dikatakan dalam pernyataan berikut : “Orang tidak merencanakan gagal, tetapi banyak orang yang gagal membuat perencanaan”.

Walaupun perencanaan penting, tetapi ada satu hal lagi yang tidak kalah penting, yaitu tindakan atau action. Tanpa melakukan tindakan, maka perencanaan itu hanyalah sekedar konsep belaka, yang berada di atas kertas dan tidak akan mewujudkan apa pun. Jadi perencanaan tanpa tindakan sama dengan nol besar, tetapi tindakan tanpa perencanaan tidak menghasilkan apa pun juga.

Kita perlu mensinergikan keduanya, buat perencanaan yang baik dan lakukan tindakan yang efisien dan efektif, sehingga memberikan hasil optimal.

Rabu, 11 Januari 2012

Segera Lakukan yang Terbaik [SKDAG800]

Kita menilai diri dari yang kita pikir dapat kita lakukan padahal orang lain menilai kita dari yang sudah kita lakukan. So bila anda berpikir bisa melakukan yang terbaik segeralah lakukan.

Bila kita mendapat kesempatan untuk melakukan sesuatu, maka segeralah lakukan, karena kesempatan seperti itu mungkin tidak akan terulang dua kali. Agar kita dapat melakukannya memang kita perlu terus belajar dan meningkatkan diri, sehingga kita selalu siap pada saat ada kesempatan atau peluang tersebut.

Janganlah berpikir “Apakah saya dapat melakukannya?”, tetapi lakukanlah dengan segera dengan tujuan untuk memberikan yang terbaik. Orang lain menilai kita berdasarkan segala sesuatu yang telah kita lakukan; bila kita melakukan hal yang positif maka kita sangat berharga dan dinilai sebagai pahlawan, tetapi bila kita melakukan hal yang negatif maka kita akan dianggap sebagai penjahat.

Jadi … marilah kita lakukan yang positif sebaik mungkin dengan tujuan untuk memuaskan orang lain, dan kita dapat membina relasi dengan mereka. Jangan lupa untuk memohon bimbingan dan bantuan dari Tuhan yang Maha Kuasa.

Minggu, 08 Januari 2012

Akar Masalah … [SKDAG799]

Matahari tidak akan terlihat bersinar bila tidak menyingkirkan payung yang Anda pakai. Lepaskanlah …

Seorang pasien datang ke dokter dengan keluhan :”Dok, kepala saya pusing …”, lalu dokter tersebut dengan tenang memberikan Bodrex, lalu menyuruh pasien itu pulang. Apakah pasien itu langsung sembuh? Mungkin pusingnya hilang selama beberapa jam, tetapi sesudah itu ia sakit kepala kembali. Mungkin pusing di kepalanya disebabkan oleh hal lain yang perlu diteliti lebih jauh; dokter yang teliti akan memeriksa tekanan darahnya atau meminta pasien melakukan pemeriksanaan laboratorium dengan tujuan untuk mendapatkan akar masalah atau penyebab dari pusing yang dideritanya. Dengan mengetahui akar masalah tersebut, maka dokter dapat memberikan diagnosa yang tepat, bukan asal saja.

Dalam kehidupan sehari-hari pun kita memiliki masalah tetapi penyelesaiannya tidak tepat; kita belum mengatasi akar masalahnya. Misalnya saat terjadi pertengkaran antara anak buah kita dalam satu kelompok, maka janganlah menyalahkan atau menghukum salah satu bila kita belum mengetahui. Kita perlu mencari dulu penyebab pertengkaran tersebut sampai ke akarnya dan barulah setelah itu mengambil keputusan yang tepat.

Salah satu cara untuk mendapatkan akar masalah adalah dengan bertanya “mengapa?” sebanyak lima kali; artinya kita bertanya seperti anak kecil “mengapa begini, mengapa begitu?”. Misalnya untuk menganalisis penjualan di sebuah perusahaan yang merugi, dapat ditanyakan “Mengapa perusahaan merugi?”. Bila jawabannya adalah “Karena penjualan menurun”, tanyakan lagi “Mengapa penjualan menurun?”, dan seterusnya sampai mendapatkan penyebab sebenarnya.

Jadi janganlah terburu nafsu untuk mengambil keputusan dan melakukan tindakan sebelum kita mengetahui masalah sebenarnya yang terjadi.

Sabtu, 07 Januari 2012

Waktu dan Uang [SKDAG798]


Time is money, tapi jangan tukarkan waktu dengan uang. Hargailah waktu kita agar menghasilkan yang positif/konstruktif.

Orang mengatakan bahwa waktu dan uang itu dapat dipertukarkan, misalnya dengan prinsip bahwa ‘time is money’. Buktinya kita bekerja selama 40 jam per minggu untuk menghasilkan uang, kan? Bahkan mungkin dengan macetnya jalanan, terutama di Jakarta, kita juga menambah investasi waktu antara dua sampai empat jam lagi per hari.

Padahal ada perbedaan yang jelas antara waktu dan uang; bila waktu hilang, kita tidak dapat mengembalikannya lagi, sedangkan bila uang hilang, maka kita masih dapat mencarinya lagi. Dengan waktu kita dapat menghasilkan uang, tetapi dengan uang berapa pun tidak dapat menghasilkan waktu. Waktu seolah tidak berharga tetapi ternyata memiliki nilai yang tak tergantikan. Jadi pilih yang mana: waktu atau uang? Kalau bisa ya … kita kelola keduanya dengan baik. Mari kita manfaatkan waktu agar tidak terbuang percuma; manfaatkanlah bukan hanya untuk menghasilkan uang, tetapi juga untuk pengembangan diri dan hubungan dengan sesama.

Sebagai seorang kepala rumah tangga, memang kita perlu meluangkan waktu untuk mencari uang, tetapi janganlah menghabiskan waktu seluruhnya hanya untuk uang. Sisihkan waktu yang berharga untuk keluarga, melakukan pendekatan dengan anak, bersosialisasi dengan teman, dan jangan dilupakan waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa.
Selamat memanfaatkan waktu secara optimal!

Jumat, 06 Januari 2012

Manajemen Pikiran [SKDAG797]

Ingatlah kebaikan-kebaikan kecil yang kita terima dan lupakanlah kesalahan-kesalahan kecil orang lain (Peribahasa Cina).

Kemampuan untuk berpikir merupakan salah satu kelebihan manusia, tetapi seringkali kita belum mengelolanya dengan baik dan benar. Kita sering memikirkan berbagai hal negatif, seperti kekuatiran atau ketakutan; padahal semua hal tersebut mempengaruhi tubuh dan tindakan yang kita lakukan. Jangan biarkan pikiran mengendalikan diri kita, tetapi marilah kita kendalikan pikiran dan juga perasaan kita. Bila kita tahu hal tersebut tidak menyenangkan hati kita, maka janganlah kita memikirkan dan mengingatnya lagi, tetapi alihkanlah pikiran kita ke berbagai hal yang positif, menyenangkan dan memberikan semangat.

Agar hidup menjadi menyenangkan marilah kita lupakan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan orang lain kepada kita, baik besar maupun kecil. Tidakada gunanya kita memikirkan hal tersebut terus menerus, karena tidak dapat untuk mengubah kejadian tersebut. Yang perlu kita lakukan adalah selalu mengingat berbagai kebaikan yang telah kita terima dari orang lain, sekecil apa pun hal tersebut, karena hal ini memberikan sukacita dalam diri kita.
So … be happy don’t worry …

Kamis, 05 Januari 2012

Kunci Utama: DUIT SEJUTA [SKDAG796]

Mau jadi umat Tuhan yang luar biasa? Kunci utamanya adalah DUIT SEJUTA, yaitu
D: Doa,
U: Usaha,
I: Iman,
T: Taat,

SE: Setia,
JU: Jujur,
TA: Takut akan Tuhan (Adi Boe)


Banyak orang mengatakan ingin mengikuti Tuhan dan menjadi umat-Nya yang setia, tetapi semua itu hanya ada di mulut tanpa pelaksanaan yang real untuk membuktikannya. Salah satu prinsip yang dapat kita laksanakan adalah DUIT SEJUTA, yang merupakan singkatan dari Doa, Usaha, Iman, Taat, lalu SEtia, JUjur, dan TAkut akan Allah.

Untuk menjadi umat Tuhan yang luar biasa, maka kita perlu selalu berkomunikasi dengan-Nya melalui Doa. Tetapi doa saja tidak cukup, ia perlu disertai dengan usaha untuk mewujudkan apa yang Tuhan inginkan dan yang kita perlukan. Iman kita butuhkan agar kita memiliki kemampuan untuk menyerahkan diri seutuhnya kepada rencana Tuhan, percaya sepenuhnya bahwa Tuhan memiliki kuasa atas diri kita, dan yakin 100% bahwa Tuhan memiliki rencana indah yang akan terjadi tepat pada waktunya. Ketaatan menunjukkan bahwa kita mau mematuhi semua perintah-Nya dengan sungguh-sungguh.

Selain itu kita pun diminta untuk memiliki kesetiaan kepada Tuhan yang mengatasi kesetiaan kepada hal-hal duniawi; kesetiaan pada Tuhan harus berada di atas segala-galanya. Kemudian kita pun perlu untuk selalu bertindak jujur kepada Tuhan dan juga kepada sesama; kejujuran yang kita lakukan akan memberikan kepercayaan dari pihak lain. Hal terakhir, tetapi paling penting, adalah ‘takut akan Tuhan; dengan memiliki prinsip ini maka kita termotivasi untuk melakukan seluruh kehendak-Nya. Tuhan memang tidak kelihatan tetapi Dia memiliki kuasa atas hidup kita, untuk itu kita perlu takut kepada-Nya. Takut dalam hal ini bukan untuk membuat kita tertekan tetapi takut yang membuat kita berusaha untuk mengendalikan diri agar selalu mentaati perintah-Nya.

Untuk memuaskan Tuhan memang tidak cukup dengan hanya uang sejuta (secara real), tetapi kita dapat memuaskan-Nya dengan ‘UANG SEJUTA’. Mari kita lakukan sekarang juga …

Rabu, 04 Januari 2012

Mimpi Membentuk Masa Depan [SKDAG795]

Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan mimpi-mimpi mereka (Eleanor Roosevelt).

Hidup dimulai dengan mimpi; tanpa mimpi maka tidak ada kehidupan bagi diri kita. Marilah kita bayangkan apa yang terjadi bila Wright bersaudara tidak memimpikan pesawat terbang, Thomas Alfa Edison tidak bermimpi tentang lampu pijar, atau Bung Karno yang tidak memimpikan kemerdekaan Indonesia? Pasti tidak ada kehidupan indah seperti yang kita alami sekarang.

Untuk diri kita pribadi pun, kita perlu memiliki mimpi, yaitu cita-cita yang ingin kita capai dan diuraikan menjadi sasaran atau tujuan yang dapat kita realisasikan. Tanpa tujuan maka hidup kita menjadi tidak jelas, karena dengan adanya tujuan maka kita dapat membuat berbagai rencana untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dalam setiap hal pun kita perlu menentukan tujuan, misalnya apa yang akan kita lakukan pada hari ini, apa yang akan saya beli di pasar.

Janganlah biarkan hidup kita mengalir apa adanya, karena kita akan terbawa arus menuju tempat yang belum tentu kita ingini. Bermimpilah, tetapi tidak cukup hanya mimpi, semua harus segera kita wujudkan dengan melakukan tindakan …. take action … now. Jangan tunggu atau tunda lagi, mulai dari sekarang ….

Saya kutipkan satu artikel yang saya dapaat dari salah satu milist yang menunjukkan pentingnya mimpi bagi hidup kita.

Jack Canfield, penulis "Chicken Soup for the soul", pernah bercerita bahwa ia pernah mengadakan sebuah pesta kostum. Aturan dress code dlm pesta itu cukup unik, yaitu tiap orang yg menghadiri pesta harus menggunakan pakaian seperti yang mereka inginkan terjadi dalam lima tahun mendatang. Misalnya bila ingin menjadi pengusaha, artis, seniman, lawyer, dokter atau apa saja, maka ia harus mengenakan kostum seperti yang ia inginkan. Acara berlangsung meriah, seru dan unik. Bertahun-tahun kemudian, Jack Canfield melihat kembali foto-foto masa mudanya, ia merasa kaget dan merinding karena ia sadar bahwa saat ini sebagian besar temannya menjadi sama persis dengan kostum yang mereka kenakan saat pesta dulu. Ceriti tersebut menunjukkan bahwa kita akan menjadi sama persis dengan apa yang kita impikan, harapkan dan yang kita perkatakan setiap harinya.