Minggu, 11 September 2011

Harapan [SKDAG767]

Setiap malam kita tidur, kita tidak yakin bahwa kita masih hidup esok hari, tetapi kita masih mempunyai rencana untuk besok. "Itulah harapan!"

Bila manusia tidak lagi memiliki harapan, maka ia tidak lagi memiliki motivasi untuk melangkah menuju hari esok. Orang yang ‘hopeless’ berarti sudah putus asa, menyerah saja, dan tidak mau melakukan apa-apa lagi. Semua yang kita miliki menjadi tidak ada artinya bila kita tidak lagi memiliki harapan.

Dalam hidup memang banyak hal yang tidak pasti dan tidak kita ketahui tentang masa depan. Walaupun demikian tetaplah kita perlu memiliki harapan karena hal ini merupakan kunci untuk menghadapi ketidakpastian tersebut. Dengan harapan maka kita terus berusaha mengatasi berbagai kesulitan yang kita alami tersebut.

Jadi harapan itu sangat penting bagi kita karena harapan ini menimbulkan motivasi untuk terus melanjutkan langkah. Tanpa harapan maka kita akan mati.

Jumat, 09 September 2011

Dampak Kemarahan [SKDAG339]

Jangan ambil keputusan saat marah, karena Anda akan menyesal. Amarah menutupi kebenaran dan akal sehat, sehingga kita tidak dapat berpikir jernih, yang ada hanya emosi.

Amarah merupakan peluapan dari emosi negatif yang ada di dalam diri kita; saat itu kita tidak menggunakan logika atau pikiran kita lagi, yang ada hanyalah pelampiasan emosi. Karena tidak menggunakan logika, maka keputusan yang kita buat atau tindakan yang kita lakukan bukan merupakan keputusan atau tindakan yang benar. Jadi saat marah sebaiknya kita tidak membuat keputusan penting, karena akan membuat kita menyesal.

Kemarahan terjadi karena kita tidak dapat menguasai diri lagi atau lepas kontrol; hal ini tentu membuat orang lain menjadi heran, bingung, dan juga sakit hati. Untuk mengatasinya tentu saja kita perlu dekat dengan Tuhan yang maha kuasa, sering bersekutu dengan-Nya melalui doa, membaca Kitab Suci, dan jangan lupa untuk terus bersosialisasi dengan sesama dengan melakukan pelayanan dan berkomunitas.

Petunjuk lain mengatakan bahwa saat kita (ingin) marah, maka tundalah kemarahan tersebut untuk beberapa saat. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menarik nafas yang dalam beberapa kali, berdoa, masuk ke kamar mandi untuk berteriak melepaskan emosi, lompat-lompat, atau memukul air (jangan memukul benda keras ...) sehingga airnya mengenai muka dan memberi kesadaran kepada kita.

Rabu, 07 September 2011

Diri Sendiri yang Utama [SKDAG766]

Anda tidak bisa menarik perhatian orang lain jika Anda tidak bisa menarik perhatian Anda sendiri (Clarence Day).

Semua yang kita lakukan pada diri sendiri akan tercermin pada tindakan kita ke orang lain. Orang yang tidak mengasihi atau menghargai diri sendiri, maka ia pun tidak mungkin dapat mengasihi atau menghargai orang lain. Jadi sebelum fokus pada orang lain, maka sebaiknya marilah kita fokus pada diri sendiri.

Marilah kita buat diri kita menjadi baik dan positif; hal ini perlu menjadi prioritas utama kita. Inilah yang dikatakan oleh Clarence Day bahwa kita harus dapat menarik perhatian kita sendiri. Jika kita fokus untuk mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, maka kita pun menjadi magnet bagi orang lain. Orang lain akan memperhatikan kita, mereka ingin mengetahui apa penyebabnya atau bahkan ingin menirunya juga.

Hormatilah diri Anda sendiri, maka orang lain pun akan turut menghormatinya.
Hargailah diri Anda sendiri, maka orang lain pun akan turut menghargainya.
Cintailah diri Anda sendiri, maka orang lain pun akan turut mencintainya.

Selasa, 06 September 2011

Mengatasi Masalah [SKDAG338]

Metode ABC digunakan untuk mengatasi masalah :
A = Attitude, sikap positif
B = Believe / percaya bahwa Tuhan akan memberikan solusi
C = Courage / berani menghadapi masalah dan mencari solusi.

Masalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita; ia selalu hadir mendampingi keberhasilan atau sukacita yang ada. Masalah tidak dapat dibiarkan; salah bila kita berasumsi bahwa masalah itu akan terselesaikan dengan sendirinya. Masalah yang dibiarkan mungkin malah menjadi membesar seperti bola es, dan semakin lama menjadi semakin berbahaya sehingga suatu saat dapat menghancurkan segalanya.

Untuk mengatasi masalah yang muncul, kita membutuhkan metode ABC, yang menyangkut tiga hal. Hal pertama adalah Attitude, yaitu suatu sikap positif untuk melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Masalah terjadi bukan untuk menghancurkan kita tetapi merupakan suatu ujian untuk membuat kita menjadi makin hebat dan makin kuat.

Hal kedua yang kita butuhkan adalah Believe, yaitu suatu kepercayaan atau keyakinan bahwa Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendiri; Dia pasti membantu dan memberikan solusi terbaik bagi kita.

Faktor ketiga yang kita butuhkan adalah courage, yaitu keberanian untuk menghadapi tantangan atau masalah dan berani untuk mencari solusi. Janganlah takut gagal atau kuatir kita tidak mampu menyelesaikannya.

Senin, 05 September 2011

Pengaruh Sikap Positif [SKDAG765]

Sikap positif mungkin tidak menyelesaikan semua masalah kita, tetapi ia mempengaruhi banyak orang untuk menghargai usaha yang telah dilakukannya (Herm Albright).

Untuk menjadi manusia yang baik kita harus menjadi manusia positif, artinya kita berpikir positif, berkata positif, dan bertindak positif. Dalam hal ini artinya kita memiliki sikap dan kepribadian yang positif; tinggalkan berbagai hal yang negatif.

Apakah setelah kita bersikap positif, semua masalah kita terselesaikan? Tentu saja tidak, karena selama kita hidup kita selalu mengalami tantangan atau pencobaan. Ada orang yang mengatakan bahwa kita kadang di atas (mengalami kebaikan, penuh sukacita), tetapi kadang di bawah (menghadapi tantangan, menderita). Tetapi Rick Warren, penulis buku best seller Purpose Driven Life, mengatakan bahwa hidup ini lebih seperti dua jalur kereta sejajar yang menuju ke satu titik. Dalam hal ini pada saat kita mengalami kebaikan, mungkin saat itu juga kita menghadapi tantangan; sepanjang waktu kita akan menjumpai hal baik dan juga hal buruk. Pada masa yg sama, Rick Warren mengalami dua hal yang bertolak belakang; ia sukses besar karena bukunya tercetak hingga 15 juta eksemplar, namun saat itu juga, hatinya merasa berat karena istrinya, Kay, diserang kanker.

Walaupun demikian bila kita bersikap positif pasti memberikan manfaat, karena mempengaruhi orang lain yang sudah melihatnya. Mungkin orang-orang itu pun berubah mengikuti teladan kita atau ia tersentuh oleh sikap positif yang kita lakukan. Jadi marilah kita bersikap positif …

Minggu, 04 September 2011

Tuhan dalam Hidup Kita [SKDAG337]

Pada saat senang, PUJI TUHAN
Pada saat sulit, CARI TUHAN
Pada saat tenang, SEMBAH TUHAN
Pada saat menyakitkan, PERCAYAI TUHAN
Setiap saat, BERSYUKUR-lah pada TUHAN.

Tuhan selalu hadir di dalam hidup kita; pada saat kita bahagia dan penuh sukacita, Dia turut bersuka bersama kita sedangkan saat kita menderita atau berdukacita, Dia pun tidak meninggalkan kita, tetapi selalu mendampingi kita. Sebaliknya apakah kita selalu mengingat Tuhan setiap saat? Banyak orang yang mengingat Tuhan hanya pada saat sulita, karena ia membutuhkan bantuan dan pertolongan-Nya. Ada juga yang ingat pada Tuhan hanya pada saat senang, karena ia berterimakasih atas kebahagiaannya tersebut.

Sertakanlah Tuhan selalu dalam hidup kita, tanpa mempedulikan kondisi dan keadaan kita. Pada saat senang, marilah kita memuji Tuhan, demikian juga pada saat sulit carilah Tuhan, karena kita akan ’curhat’ dengan-Nya dan mendengaran bimbingan-Nya.

Pada saat tenang, marilah kita memuji dan menyembah Tuhan, sedangkan pada saat-saat menghadapi kesulitan percayalah sepenuhnya pada Tuhan, karena Dia selalu mendampingi dan memberikan jalan keluar pada kita. Intinya kita perlu untuk selalu bersyukur pada Tuhan dalam segala hal.

Sabtu, 03 September 2011

Fungsi Eksperimen [SKDAG764]

Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah (Einstein).

Untuk mencari sesuatu yang baru, para ilmuwan melakukan berbagai eksperimen atau percobaan. Namanya juga percobaan, maka tidak ada jaminan untuk berhasil dan tidak mudah untuk membuktikan keberhasilan dari percobaan tersebut, karena perlu dilihat kondisi saat itu. Untuk setiap eksperimen yang telah kita lakukan, baik berhasil maupun tidak, kita perlu untuk meneliti dan menganalisis hasilnya. Semua perlu dilakukan untuk mengevaluasi dan melakukan perbaikan pada eksperimen berikutnya. Tetapi untuk eskperimen yang memberikan hasil yang tidak diinginkan, jelas menunjukkan ada sesuatu yang salah.

Menjalani hidup pun tidak berbeda dengan melakukan eksperimen. Kita tidak tahu apa yang terjadi esok hari; semua yang kita lakukan hari ini tidak memberikan jaminan hasil sesuai dengan cita-cita atau impian yang kita harapkan. Jalankan semuanya sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai, walaupun semuanya tidak menjamin kita untuk mencapai tujuan tersebut.
Tetapi saat kita terperosok dalam hidup, yaitu melakukan tindakan yang salah, tentu saja ada resiko yang kita alami. Seperti melakukan eskperimen, kita tidak boleh menyerah, tetapi mengevaluasi hasil yang terjadi, lalu menyusun rencana kembali untuk menjalani hidup ini dengan lebih baik lagi.

Jadi apa pun yang terjadi dalam hidup ini, jangan pernah menyerah, tetapi bangkit dan lakukan lagi dengan cara yang lebih baik dan lebih cerdas. Gunakan pengalaman hidup sebelumnya untuk mengarah ke kehidupan masa depan yang lebih baik.